Ga tahu mesti nulis spoiler dari mana. Saya mencoba menonton Live streaming walaupun Cuma 15 menit terakhir. Kesel sama streaming yang kadang terputus karena iklan. Haha. dan saya pun memutuskan untuk menonton video raw nya dari Youtube hehe.
Woo Ri yang melihat ibunya di rumah sakit, menyangkal bahwa itu bukan ibu mereka. Ia terlanjur marah pada ibunya yang telah meninggalkan dirinya dan adik2nya. Tapi Nara merasa kalau wanita itu ibu mereka karena ia mengingat sedikit kenangan tentang ibunya. Na Young yang kecewa dengan sikap Woo Ri menangis sepanjang jalan. Ia menceritakan pertemuan dengan anak2nya itu pada Joon Ki.
Yool dan Da Jung kembali ke rumah sakit bersama. Da Jung panik melihat ayahnya tak sadarkan diri. Ia melapor ke dokter, tapi dokter bilang itu tak apa2. Bahkan keesokan harinya ayah bukan menyebut dokter dengan sebutan yeobo tapi dengan panggilan dokter. tapi ayah sepertinya menyadari kalau kesehatannya semakin memburuk.
Yool berterima kasih pada Na Young karena masih hidup.
Ayah yang sedang mencari pulpen untuk menulis menemukan buku harian Da Jung di tas. Ia pun membacanya dan terkejut ketika membaca tulisan tentang pernikahan kontrak Da Jung dengan Kwon Yool dan seluruh kisah Park Na Young. Ayah benar-benar terkejut dan menilai Da Jung sudah berbohong kepadanya. Da Jung berusaha menjelaskan kalau sekarang ia mencintai Yool, begitu pula sebaliknya, Yool juga mencintainya. Ayah bertanya kenapa Da Jung melakukan itu, Apakah karena ia sakit. Ini menyesali kalau semua ini salahnya. Da Jung pun memberitahukan ini pada Yool.
Ayah menulis sesuatu di buku harian.
Kesehatan Kang Soo Ho menunjukan reaksi yang baik. kesadarannya perlahan pulih, meskipun ia masih belum bisa bicara. Ia mulai berkomunikasi dengan isyarat matanya.
Ayah melihat pemandangan di luar. Da Jung membawa ayahnya keluar. Ayah mengatakan bahwa Da Jung harus bertemu dengan pria baik. “Aku berharap itu akan salju seperti ini pada hari aku berjalan bersamamu menyusuri lorong." (penyakitnya tambah parah nih)
Da Jung berkata, apa ayahnya tidak ingat. Bukankah itu adalah hari pertama salju pada hari pernikahannya. Salju turun begitu banyak seperti hari ini. Ia merasa seperti diberkati untuk melihat dunia begitu cerah dan cantik. Saat itu, lengan ayah terkulai. Da Jung pun menyadari ayahnya baru saja meninggal dan ia menangis meratapinya.
Setelah kematian sang kakek, Woo Ri pun menyadari betapa ia telah kehilangan dan ia pun meminta pada ayah dan pamannya untuk membantunya bertemu kembali dengan ibunya. Na Young dan Woo Ri berpelukan segera setelah mereka bertemu.
Setelah ayah Da Jung meninggal, Da Jung memutuskan untuk pergi dan melakukan perjalanan dunia.
Yool meninggalkan kediaman perdana menteri. Tapi sebelum pergi ia mengenang setiap tempat dimana ada kebersamaan dirinya dengan Da Jung. Mulai dari halaman rumah, ruang kerja, hingga tempat tidur.
Setahun telah berlalu. Kwon bersaudara bermain basket bersama Park Hyun Seo. Yool dan Joon Ki tampak akrab. Ah kalau saja keakraban ini mulai dari episode 1, pasti bakalan ada bromance ya. haha.
Na Yoon Hee punya baby lho. Perempuan hehe. Joon Ki perhatian banget sama anak perempuannya hehe.
Seo Hye Joo, sepertinya dia menjadi anggota parlemen deh. Yes... saya suka ini karena Hye Joo jelas memiliki kemampuan untuk terus maju dikancah politik. Bukan hanya menjadi sekretaris saja, dia bisa melakukannya lebih dari itu.
Yool menjadi calon presiden, sementara Da Jung menjadi seorang penulis buku yang baru saja menerbitkan sebuah buku tentang perjalanan dunianya. Maih inget kan dengan cita2 Da Jung yang ingin jadi penulis? hehe
Dengan bantuan Kang In Ho, Da Jung dikirim sebagai reporter untuk sebuah wawancara dengan calon Presiden Kwon Yool.
Da Jung mengulurkan tangannya dengan senyuman dan memperkenalkan diri, "Aku Nam Da Jung." Kedua menjabat tangan mereka, dimana cinta mereka pun kembali berlanjut. Sekarang bukan Prime Minister and I tapi, The President and I hahaha.
Ah, it's amazing dah... meskipun banyak yang menyayangkan adegan endingnya, tapi bagi saya secara keseluruhan episode 17 ini bener2 manis walau bukan romantis.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar