Jumat, 27 Desember 2013

Nam Da Jung..... Scheherazade Bagi Kwon Yool?

Di akhir episode 6 lalu ada adegan yang menurut saya sweet banget. Setelah Da Jung memberikan hadiah pada semua orang, Kwon Yool pun sepertinya iri, pengen dapat hadiah natal juga. Apa yang Da Jung berikan untuk Yool, sebuah buku Hikayat 1001 malam (Arabian Nights)

Da Jung tahu kalau Yool mengalami insomnia setiap malam, jadi ia akan membacakan cerita agar Yool bisa tidur nyenyak, dan itulah hadiah natal yang Da Jung berikan untuk Yool.

Singkat cerita Da Jung membacakan sebuah hikayat tentang seorang wanita, putri dari penasehat kerajaan yang bersedia diperistri oleh raja dan akan memperbaiki tabiat raja yang buruk, yaitu selalu menghukum mati istri-istri yang dinikahi setelah menghabiskan malam bersama.

Bagaimana kisah itu bermula….
Alkisah, seorang Sultan di daratan Persia bernama Syahriyar (Syahriar atau Shahriar) dikunjungi oleh adiknya. Sang adik bermuram durja hingga membuat Raja Syahriyar penasaran dengan tabiat adiknya tersebut. Ternyata sang adik bermuram durja karena dengan mata kepalanya sendiri ia melihat istrinya berselingkuh dan langsung memancung istrinya dan pria yang berselingkuh itu dengan pedangnya.

Pada suatu hari Raja Syahriyar mengajak adiknya berburu tapi adiknya menolak dan tetap berdiam di istana. Hal itu membuat adik sang raja menjadi saksi mata karena melihat kakak iparnya (istri sang raja) berselingkuh di saat Raja Syahriyar berburu. Ia pun sering melamun hingga membuat heran Raja Syahriyar. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya diceritakanlah kesaksian itu kepada Raja Syahriyar. Raja Syahriyar marah yang akhirnya menangkap basah istrinya dan langsung memancung kedua pasangan yang selingkuh itu. 

Sejak saat itu Raja Syahriyar sangat mendendam pada setiap wanita. Tetapi meski begitu, ia ingin terus menikah. Kejamnya sang raja, sehari setelah menikah, ia akan menghukum mati permaisuri barunya itu. Tak ada yang bisa menghentikan perilaku Raja Syahriyar ini. Meski para pejabat tidak setuju, mereka hanya bisa diam. Ketakutan. Begitu juga dengan rakyatnya. Mereka hanya bisa pasrah dengan kekejaman sang raja. Apalagi bagi mereka yang mempunyai anak perempuan. Setiap hari mereka was-was. Mereka takut sang raja akan memilih putri mereka. Mereka hanya bisa merasakan kebahagiaan sejenak. Yaitu ketika pesta pernikahan. Tetapi setelah itu mereka harus menyiapkan kain kafan. Putri mereka dipastikan.. .mati.
Queen Scheherazade as painted in the 19th century by Sophie Anderson

Beratus-ratus perempuan telah menjadi korban. Tetapi dendam sang raja belum juga padam. Ia terus saja mencari perempuan-perempuan cantik, menikahinya dan membunuhnya. Hingga akhirnya putri seorang Wazir yang bernama Syahrazad –Scherezade menurut lafal Barat– dengan tanpa paksaan meminta untuk menikah dengan sang Raja Syahriyar.

Raja Syahriyar pun langsung melamar putri cantik tersebut pada penasihatnya. Sang penasihat bingung menghadapinya. Ia tahu nasib yang menanti putri kesayangannya. Setelah pernikahan, ia akan kehilangan putrinya. Untuk selamanya. Tetapi untuk menolak permintaan sang raja pun berat. Dan akibatnya sama saja. Kematian dirinya sendiri dan putrinya juga.

Di tengah kebingungan tersebut, Syahrazad menghadap ayahnya. "Ayah, terima saja lamaran sang raja. Aku tidak apa-apa. Aku yakin bisa merubah tabiat sang raja." Begitu kata Syahrazad. Dengan berat hati, akhirnya penasihat kerajaan menerima lamaran Raja Syahriyar.

Pesta pernikahan pun digelar. Kali ini lebih megah dan meriah dibanding sebelumnya. Karena yang menikah adalah seorang raja dan seorang putri penasihat kerajaan. Akhirnya pesta pun usai. Malam pengantin pun menjelang. Pasangan berbahagia itu pun melewatkan malam pertamanya dengan penuh kebahagiaan. Pada saat, Raja Syahriyar beranjak ke peraduan, Syahrazad bertanya, "Wahai kekasihku, izinkanlah aku menceritakan sebuah kisah yang menakjubkan." Mendengar permintaan permaisurinya Raja Syahriyar tersenyum senang. Ia memang sangat senang mendengar kisah-kisah hebat. "Silahkan permaisuriku sayang." katanya.

Syahrazad pun memulai ceritanya. Begitu serunya kisah yang ia ceritakan, sampai Raja Syahriyar tidak terserang kantuk sejenak pun. Tetapi ketika kisah itu sedang ada di puncak ketegangannya, Syahrazad menghentikan ceritanya. Ia berjanji akan melanjutkan ceritanya besok malam. Raja Syahriyar pun setuju. Mereka pun tertidur sejenak. Sepanjang hari sang raja terus penasaran. Ia ingin cepat-cepat malam. Ketika malam tiba, Raja Syahriyar sudah siap di kamarnya. Ia benar-benar penasaran akan lanjutan kisah dari Syahrazad. Syahrazad pun melanjutkan ceritanya. Ketika satu kisah sudah berakhir ia lanjutkan dengan kisah berikutnya yang lebih seru lagi. Tapi seperti biasa, ketika satu kisah sedang seru-serunya, ia hentikan ceritanya. Ia pun berjanji akan melanjutkan kisah itu besok malamnya.

Begitu terus setiap malam. Tidak terasa, pasangan itu tetap bersama selama dua tahun. Kisah yang diceritakan Syahrazad pun telah berjumlah 1000. Akhirnya pada akhir kisah yang ke-1001, Syahrazad mengingatkan sesuatu pada Raja Syahriyar, ia ingatkan tentang perilaku Raja Syahriyar yang tidak baik. Raja Syahriyar pun menyesal akan perilakunya. Ia meminta maaf pada seluruh rakyatnya. Rakyat kerajaan itu, terutama penasihat kerajaan, sangat senang karena raja mereka kembali adil dan bijak. Kerajaan itu pun makmur dan sejahtera.

----------------------

Apakah ini berarti Da Jung adalah Syahrazad (Scheherazade) bagi Kwon Yool? Sepertinya akan demikian, kehadiran Da Jung sudah memberikan beberapa nasehat yang membuat Yool tersadar akan posisi dirinya sebagai ayah dan kemudian mungkin ada ucapan lagi yang akan membuat hati Yool yang selama ini keras dan dingin sedikit melunak.

Entah kenapa gara-gara cerita ini muncul pikiran liar di otak saya. Saya harap pikiran liar ini tak terjadi di episode selanjutnya di drama ini… apakah pikiran liar itu?

Saya merasa tak mungkin SW mengambil sebuah cerita dalam buku jika itu tidak berhubungan dengan dramanya. Dalam Hikayat 1001 malam ini diceritakan bahwa raja amat membenci istrinya yang berselingkuh dan membunuh kedua pasangan selingkuh itu. Ia pun melampiaskan kemarahannya pada wanita yang menjadi istrinya bahwa setelah menghabiskan malam bersama sang raja membunuh wanita yang menjadi istrinya tersebut, hal itu tidak dilakukan hanya sekali dua kali saja, tapi terus menerus. Hingga akhirnya datang Syahrazad yang menceritakan beberapa kisah yang membuat hati sang raja terbuka dan kemudian mencintai syahrazad dengan sepenuh hati.

Yang saya takutkan dalam drama ini tidak berbeda jauh dengan kisah 1001 malam itu, ada kemungkinan Kwon Yool mengetahui hubungan gelap istrinya (Park Na Young) dengan kakaknya In Ho (Kang Soo Ho). Ia yang mengetahui itu marah dan tak bisa memaafkan istrinya. Entah bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi, tapi sepertinya kecelakaan itu membuat Yool terguncang bahwa walau bagaimanapun ia masih mencintai ibu dari anak-anaknya. Ia pun menutup dirinya dengan bersikap lebih dingin dan keras. Hingga pada suatu saat muncullah Da Jung yang kemudian bisa kembali mengubahnya menjadi pria yang lembut dan penyayang. 

Maaf itu pikiran liar saya saja, jangan terpengaruh ya… hehehe… tapi yang pasti kayaknya Da Jung bakal menjadi Syahrazad bagi Kwon Yool. Itu sudah terbukti dengan beberapa ucapan Da Jung yang sudah membuat hati Kwon Yool sedikit terbuka untuk anak-anak. Dan hari-hari berikutnya Yool akan mulai terbiasa dengan ucapan nasehat dari Da Jung dan tentunya Yool pun akan kembali tidur dengan nyenyak hehehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar